Powered By Blogger

Senin, 19 Oktober 2015

KAIN PENUTUP KEPALA ITU BERNAMA JILBAB

Sebagai seorang muslim terutama muslimah, kita harus menutup aurat kita. Batas aurat seorang muslimah adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan.
Jilbab atau kerudung merupakan salah satu benda atau apa ya menyebutnya ? yang dapat digunakan dan dianjurkan untuk menutup aurat. Untuk penutup kepala ini, banyak sekali jenisnya ada yang pashmina, jilbab segi empat, jilbab segi tiga, bahkan ada yang jilbab praktis begitu saya menyebutnya. Bahan-bahan untuk membuatnya pun beragam dari mulai kain chiffon, kain katun, kain paris, kain satin dan masih banyak lagi yang lainnya. Bahkan model pemakaiannya pun sangat beragam dan berbagai bentuk mengikuti perkembangan jaman yang bahkan sekarang pun telah banyak bertebaran tutorial pemakaian jilbab di sosial media.
Tapi disini, saya tidak akan membahas tentang macam-macam jilbab, bahan pembuatan jilbab, maupun tutorial pemakaian jilbab. Disini saya akan menceritakan tentang SAYA DAN JILBAB.
Saya adalah seorang wanita muslim yang tidak berjilbab. Lebih tepatnya belum berjilbab. Bahkan saya pun kalah dengan adik kandung saya sendiri. Dia mulai masuk SMA telah memilih untuk mengenakan jilbab. Sedangkan saya, sampai umur saya mencapai kepala dua belum memutuskan untuk menutup aurat saya. Mengapa bisa begitu ? jujur sebenarnya saya ingin sekali mengenakan jilbab namun masih ada sesuatu yang mengganjal dalam hati saya. Saya rasa, saya belum pantas untuk mengenakannya bila kelakuan-kelakuan saya yang masih belum baik belum saya perbaiki. Saya takut ketika saya sudah mengenakan jilbab namun ada kesalahan yang saya lakukan saya takut orang lain akan menganggap jilbab saya hanya semata untuk gaya-gayaan saja atau untuk menutupi kelakuan saya saja. Sebenarnya ada beberapa orang merasa terpukau dan kagum ketika melihat saya memakai jilbab. Kata mereka, aku cantik kalau berjilbab hehehe ini saya bukan bermaksud sombong atau gimana ya ... tapi meskipun banyak yang bilang saya cantik kalau berjilbab namun tetap saja hal tersebut belum bisa mengguncang hati saya.
Terkadang saya iri melihat wanita-wanita muslim diluar sana, yang kebanyakan mereka adalah teman saya maupun yang belum saya kenal. Mereka sudah bisa dan terbiasa untuk mengenakan jilbab. Ketika saya melihat teman saya atau orang yang saya kenal mengenakan jilbab, kadang saya menanyakan beberapa hal kepada mereka. Sejak kapan mereka memakai jilbab ? mengapa mereka memakai jilbab ? dan saya pun terkadang melihat kelakuan mereka sehari-hari apakah sudah sesuaikah perilakunya sebagai seorang wanita muslimah yang berjilbab. Tentu dari pertanyaan-pertanyaan itu ada yang menjawab sangat lucu dan ada pula yang menjawab sangat bijaksana. Namun meskipun mereka memakai jilbab dengan alasan apapun, mereka masih lebih baik daripada saya karena mereka telah berani dan bersedia untuk menutup aurat mereka. Daripada saya, yang sampai sekarang belum mengenakan jilbab. Saya mengenakan jilbab ketika saya hendak mengikuti pengajian atau acara apa yang memang diharuskan mengenakan jilbab.
Terkadang pula, saya merasa malu jika berpapasan dengan teman saya yang bahkan dulu dia tidak berjilbab namun sekarang telah memutuskan untuk mengenakan jilbab. Sungguh beruntung sekali mereka yang telah mendapatkan hidayah dari Allah begitu batin saya. Saya terkadang memikirkan kapan saya akan berjilbab. Saya pun tahu pertanyaan itu adalah pertanyaan yang jawabannya ada pada diri saya sendiri.
Kapan ? Kapan ? Kapan ? Kapan aku memakai jilbab ? Pertanyaan itu yang selalu berputar-putar dipikiranku.
Kalau lulus kuliah ?
Kalau kerja ?
Kalau sudah menikah ? ahh kelamaan ....
Tapi nggak apa-apa .... insya Allah ketika aku telah menikah, aku akan mengenakan jilbab. Karena juga ketika itu saya sudah bersuami maka sudah sepantasnya pula untuk menutup aurat. Meskipun itu masih terlalu lama. Saya akan mencoba memperbaiki diri terlebih dahulu sebelum berjilbab.
Pernah ada seorang teman yang mengatakan “kamu nazar aja ... kalau misalnya skripsimu selesai, sidangmu lancar, dan kamu lulus kuliah kamu nazar akan mengenakan jilbab” hahaha Aku lalu memikirkan kata-katanya. Apa aku melakukan yang dia katakan saja ya ? namun setelah lama aku pikirkan kata-kata itu, sepertinya aku tidak ingin mengenakan jilbab karena nazar. Aku ingin benar-benar siap lahir dan batin berjilbab. Benar-benar dari dalam hati yang paling dalam.

Semoga Allah memaafkan saya yang sampai saat ini belum mengenakan jilbab dan segera membuka hati saya. Yang entah kapan saya pun tidak tahu.




Itu beberapa foto ketika saya mengenakan jilbab :) narsis dikit yaaa :)

SURAT UNTUK PRESIDEN

Kepada Yang Terhormat Presidenku Bp. Ir. H Joko Widodo ...

Saya menyebut ini adalah Surat Untuk Presiden. Dalam surat  ini, saya ingin menyampaikan perasaan saya tentang musibah asap yang menimpa saudara-saudara saya sesama manusia dan sesama bangsa Indonesia di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Mungkin saya memang bukanlah orang yang merasakan secara langsung dampak asap yang terjadi di Pulau Sumatra maupun Kalimantan, karena saya memang tidak tinggal di Sumatra ataupun Kalimantan. Tapi saya adalah Orang Indonesia dan saya sangat sedih melihat saudara sebangsa saya menderita.

Pak Jokowi Presiden kami, disini saya pun sangat menyadari bahwa Bapak tidak akan membaca ini. Saya sadar bahwa banyak tugas bapak yang lebih penting daripada hanya membaca keluh kesah saya yang hanya rakyat biasa ini dan bukan orang hebat ataupun orang terpandang di Negeri yang indah ini. Namun, saya sudah tidak tahu lagi mau berkeluh kesah pada siapa melihat betapa menderitanya saudara-saudara sebangsa saya akibat bencana itu. Berkeluh kesah sama Allah ? itu memang harus. Namun, bukankah Allah memerintahkan umatNya untuk berusaha terlebih dahulu baru kemudian menyerahkan sepenuhnya kepadaNya ? Saya hanya bisa berkeluh kesah melalui tulisan ini pak. Karena sangat tidak memungkinkan bagi saya untuk berkunjung ke Istana Negara kemudian mencari Pak Presiden. Mungkin jika hal tersebut saya lakukan, saya sudah diusir terlebih dahulu didepan gerbang masuk Istana Negara. Saya berkeluh kesah kepada Bapak karena mungkin di Negara ini Presiden memiliki kuasa yang sangat besar untuk berbuat sesuatu yang dapat menghentikan bencana kabut asap tersebut meskipun ini bukan salah bapak. Bapak Presiden dapat meminta bantuan menteri-menteri terkait atau bantuan dari pihak lain untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kabut asap yang menimpa saudara-saudara kita semua disana. Saya tidak dapat berbuat apapun. Karena saya hanyalah seorang mahasiswa yang mungkin belum bisa membantu sepenuhnya karena saya memang belum memiliki penghasilan. Saya disini hanya dapat membantu dengan doa yang tulus dan membantu sedikit bila ada kegiatan sosial dikampus untuk membantu mereka korban bencana kabut asap dengan menyisihkan sedikit dari uang saku saya dan saya pikir itu belum dapat membantu.

Pak Jokowi ... tolonglah mereka pak. Lihatlah pak .... lihatlah anak-anak kecil disana. Bukankah pagi hari adalah waktu bagi mereka untuk berangkat sekolah bersama teman-teman mereka dengan hati yang riang gembira dan sore hari yang seharusnya mereka habiskan untuk bermain diluar rumah. Namun sekarang akibat adanya asap itu mereka seakan-akan takut untuk keluar rumah. Tidak jarang pula pihak sekolah meliburkan murid-muridnya karena asap yang menebal. Lantas bagaimana nasib siswa-siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional jika sekolah sering libur karena asap yang menebal? Melihat dari berita di media elektronik saya pun bisa merasakan betapa menderitanya mereka semua. Gelap sekali disana. Bahkan sinar matahari pun telah terkalahkan oleh pekatnya kabut asap.
Lihatlah orang tua disana pak ... bukankah mereka seharusnya mencari nafkah demi kelangsungan hidup keluarganya ? namun karena kabut asap itu pekerjaan mereka jadi terganggu. Mau diberi makan apa keluarganya nanti ? mau bekerja didalam rumah ? bahkan asap itu pun sudah masuk kedalam rumah.

Lihatlah pak sudah berapa jiwa yang menjadi korban karena bencana ini. Anak-anak balita banyak yang terkena gangguan pernapasan. Bahkan beberapa sudah ada yang meninggal. Nyawa mereka sia-sia karena asap.

Pak Jokowi, saya tahu bencana kabut asap ini bukanlah kesalahan Bapak dan saya pun tidak akan menyalahkan Pemerintah karena ini memang bukan kesalahan pemerintah. Namun dalam hal ini, Pemerintah seharusnya melakukan sesuatu.

Pak Jokowi, saya pun tahu kalau secara pribadi Bapak juga sedang memikirkan bagaimana solusi yang dapat digunakan untuk menghentikan semua ini. Tapi pada jabatan yang telah Bapak miliki saat ini, Bapak memiliki orang-orang yang dapat membantu Bapak untuk menyelesaikan semua ini. Mungkin dalam hal ini menghentikan untuk selama-lamanya dan tidak ada lagi bencana kabut asap. Menurut saya, dengan cara mencari siapa pelaku pembakaran lahan itu dan secara TEGAS memberikan hukuman dengan seberat-beratnya karena kesalahan yang telah mereka perbuat.

Namun untuk mencari pelakunya pun saya mengetahui pasti membutuhkan waktu yang sangat lama. Tidak mudah memang untuk menetukan siapa pelakunya. Namun sebaiknya pemerintah dapat bertindak dengan cepat untuk menolong korban-korban bencana asap ini. Berikan apa yang mereka butuhkan. Seperti obat-obatan mungkin, dokter-dokter ahli, pengobatan gratis, atau masker pelindung agar asap tidak terhirup. Saya tahu, pemerintah setempat bahkan pemerintah pusat telah memberikan itu semua. Namun ketahuilah pak .... ketika saya melihat di berita televisi yang dibagikan kebanyakan adalah masker medis bukan masker khusus untuk asap. Entah bantuan masker dari siapa itu, namun kebanyakan yang saya lihat memang bukan masker yang seharusnya untuk asap. Berikan mereka masker yang seharusnya. Setidaknya untuk memperpanjang umur mereka. Ada sebuah masker yang namanya masker N95 (maaf ini bukan maksud untuk promosi). Namun masker N95 itu bukanlah masker yang paling baik karena masih ada masker yang khusus untuk asap yang lebih baik dari masker N95 tersebut. Namun setidaknya, meskipun bukan yang paling baik tapi sedikit bisa menolong mereka pak ... Himbaulah pemerintah daerah setempat untuk memberikan masker yang sesuai untuk asap.

Masker N95

Itu adalah masker N95 untuk asap. Saya mengambil gambar itu dari Google.com namun itu masih belum maksimal untuk mencegah asap terhirup.

Bantulah mereka pak .... pikirkan masa depan mereka dan masa depan Bangsa Indonesia

#MELAWANASAP

Kamis, 10 September 2015

KETEMU IDOLA -------> VIDI ALDIANO

5 September 2015 ... itulah pertama kalinya sejak 3 tahun yang lalu saya kembali dipertemukan lagi dengan idola saya ..... VIDI ALDIANO :) Kak Vidi .... akhirnya kita ketemu lagi :) alhamdulillah Akhirnya kamu ke semarang
sebenarnya ada beberapa faktor yang membuat saya mengidolakan dia .... salah tiganya itu karena suara dia bagus, ganteng, dan dia selalu menomor satukan pendidikan ..... setuju kan kalian kalo Vidi seperti itu ? :)
Pada hari sebelumnya saat saya online via Facebook ada sebuah notifikasi di grup fb Vidies Semarang. ada yang melihat sebuah tulisan dijalan yang mengabarkan kalau vidi mau kesemarang hahaha ....
maka secara otomatis saya tanyakan dimana dia melihatnya hahaha maklum yang liat juga nggak begitu jelas kapan acaranya itu ....
Duhh .... saya nggak bisa menggambarkan bagaimana bahagianya saya hari itu :D lalu dengan mengendarai sepeda motor kesayangan, sampailah saya dimana tulisan itu berada haha
duh ternyata tanggal 5 september 2015 pukul 6 p.m yessssss...... kuputuskan nggak pulang kampung minggu ini ... demi nonton Vidi :D
acara itu diadakan di salah satu pusat perbelanjaan terkenal di Kota Loenpia ini. Acara Grand Opening sebuah toko perhiasan.
saya terus berkomunikasi dengan para Vidies Semarang tentang berlangsungnya acara.
Pada Hari H, dengan tidak sabar saya langsung menuju ketempat acara. Saya sampai venue pukul 4 sore padahal acara dimulai pukul6 sore .... it's okelah demi idola ....
namun ternyata idola saya itu nyanyi pukul berapa sodara-sodara ? Pukul 8 malam .... lemaslah kaki saya berdiriiii ......
ada beberapa lagu yang doi nyanyiin ..... otomatis saya juga ikut nyanyi *dibawah panggung hahahaha



ganteng kaaan :) ini beberapa foto waktu dia perform :)

nah selesai dia perform ... kami Vidies langsung ngejar ke hotel sebelahnya. tapi sayang banget gak kekejar ... duh gimana nih padahal saya belum bisa foto bareng :(
terus kami kumpul ... ternya menurut manager doi lagi ada acara ... jadi gak bisa nemuin . sooooo ... kalo mau ketemu besok pagi di bandara aja ....
oke siiip .... kita janjian besok pagi ketemu di bandara.
paginya ... abis subuh aku langsung aja mandi haha dingiiiiiiiiinnnn .... jam 6 langsung berangkat ke Bandara A.Yani Semarang
dan ternyataaaaaaaaa .... doi make pesawat yang jam 09.40 WIB .... nungguin lama lagiiiii ... It's oke aku bakalan terus nunggu ...
waktu yang ditunggu-tunggu dateng jugaaaaa ....
ahhhh tampan sekali dia pagi ituuuu ....dengan gaya casualnya :)
langsunglah kami minta foto-foto bareng hahahaha *teteeeeeeeep


yessss ... akhirnyaaa :) bisa foto bareng :)


ini Vidies Semarang :) aku dimana yaaa ? *dibelakangnya Vidi :)

mungkin hari itu termasuk hari bahagia saya :) alhamdulillah ... terima kasih Ya Allah untuk nikmat yang telah kau berikan .... :)

Kamis, 27 Agustus 2015

CHILDHOOD : LAGU ANAK-ANAK :)

koleksi kaset jaman kecil :)
Ada sebuah lagu waktu kecil dulu. begini liriknya :
"Bila aku besar nanti, akan jadi dokter ahli, bila mama batuk dan demam akan kusembuhkan.
Ohh Annisa sayangku .... bila jadi dokter ahli, jadilah dokter yang taat serta rajin sholat."

Itu sepenggal lirik lagu yang waktu kecilku, sering dinyanyikan oleh Ibuku. Sebuah lagu yang cukup sederhana sebenarnya namun penuh makna. Lagu tersebut memiliki makna bahwa siapapun kita, berprofesi sebagai apakah kita, setinggi apapun derajat kita kelak, kita harusselalu ingat pada satu, yaitu harus selalu ingat kepadaNya. Harus selalu menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya.
Sebenarnya masih ada beberapa lagu anak-anak yang dulu sering saya dengarkan waktu kecil. banyak pula makna-makna baik yang terkandung didalamnya.
Tapi sekarang ? entahlah saya tidak banyak menemukan lagu anak-anak sekarang. Bahkan anak kecil jaman sekarang justru sangat fasih ketika menyanyikan lagu orang dewasa. Ironiskah ? saya pikir juga seperti itu.
Lalu, dimanakah pencipta lagu anak-anak yang hebat seperti dulu ? apa sekarang sudah tidak ada lagi yang mau menciptakan lagu untuk anak-anak ?
Yaaaah ... meskipun jaman sekarang sebenarnya masih ada yang menciptakan lagu anak-anak tapi saya lihat tidak sebanyak dulu. Tapi saya acungin jempol buat mereka. Mereka hebat sekali. Mereka peduli pada nasib anak-anak jaman sekarang.
Karena masa kanak=kanak merupakan masa keemasan, pendidikan yang baik tentu sangat dibutuhkan. Pendidikan tersebut salah satunya dapat diajarkan melalui lagu-lagu anak yang tentunyaharus mendidik. Selain itu, melalui lagu juga dapat menciptakan kenangan-kenangan indah bagi mereka kelak dikemudian hari. :)

SELAMATKAN ANAK-ANAK INDONESIA .....

Selasa, 11 Agustus 2015

CONGSSS ..... AYO KITA GOJEG LAGI :D (KKN STORY "THE CONGKERS" DESA CONGKRANG KECAMATAN BEJEN KABUPATEN TEMANGGUNG)




Tepat pada tanggal ini, 6 Agustus setahun yang lalu. Kita memulai pengalaman baru kita, pengalaman indah kita .... 

Delapan anak manusia yang sebelumnya belum pernah bertegur sapa, bahkan belum pernah kenal satu sama lain. Memulai hidup baru, makan, mandi, 
tidur dirumah orang yang sebelumnya juga belum pernah kenal namun sekarang sudah kita anggap seperti orang tua kita sendiri :) Halooo …. Apa kabar kalian semua sahabat-sahabatku, teman seperjuangan di Desa orang ? Semoga kalian senantiasa diberi kesehatan dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Amin 

Masih sangat lekat dipikiranku, ketika pertama kali kita dipertemukan dulu pada tanggal 29 Juni 2014.Setelah sehari sebelumnya kita ditempat yang sama, berkumpul untuk mendapatkan materi tentang KKN. Yaa … kita pernah jadi anak KKN. Bukan Korupsi, Kolusi ,atau Nepotisme yang seringkali terjadi pada Negara kita tercinta. Bukan pula “Kakak Kakak Nakal”, seperti sebutan untuk kita dari anak-anak disana hahaha aku rindu mereka. Bukanjuga “Kakak Kakak Narsis” (yaaah meskipun kita memang hobi foto) atau “Kura Kura Ninja” hahaha apalagi itu -_________- KKN adalah ….. Udah tau sendiri kan apa itu KKN ? Kuliah Kerja Nyata meeeeen …. Kerenkan ?? Mmmhhh … atau biasa aja ? mungkin biasa aja bagi orang yang nggak tau apa arti sebenarnya atau bagi orang yang gak menikmati suasana ketika KKN pasti itu bakaljadi pengalaman yang BIASA AJA hahaha 

Pertama kali kita dipertemukan ….. (halaah bahasaneeeeeee …. ) Kita masih malu-malu kucing haha nggak malu-malu banget sih tapi malu-maluin wakakaka … kita kenalan-kenalan terus tuker-tukeran no hp (hahaha cieileeeehh … kek anak muda aja). Kita dapat desa namanya Desa Congkrang. Congkrang ? dimana tuh ? Asing ? Asing bangeeeeett ... Congkrang itu salah satu desa di Kecamatan Bejen. Bingung ? sama ! saya dulu juga bingung itu dimana gaesss …. 

Agak serius nih …. Congkrang itu ada di Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung. Desa Congkrang berbatasan dengan Desa Mijen disebelah utaranya. Sebelah barat berbatasan dengan Desa Jlegong. Sebelah timur berbatasan dengan Desa Larang Luwok. Sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Desa Kebondalem. Congkrang itu desa yang dingin kalau malam tapi sejuk kalau siang tapi sebenarnya agak panas. Kalau keluar malem ….. duh dinginnya nusuuuuk sampe kehati. Ehh sampe tulang maksudnya (salah fokus … lagi jomblo). Di Congkrang, kita bisa nemuin kebun kopi dimana-mana. Pada bulan juli – agustus jalan dikampung sudah seperti permadani kopi yang dijemur. Namun berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini menurut beberapa orang yang saya temuin, katanya tahun ini panen kopi menurun. 

Jujur saja, saat pertama kali saya tentu berpikiran takut tidak betah tinggal disana. Tentu bukan hanya saya yang berpikiran seperti itu. Tentu semua mahasiswa KKN memiliki pemikiran yang sama seperti saya. Namun semua pikiran itu hilang begitu saja dari benak kami ketika mengetahui Desa yang nyaman, sambutan yang ramah dari warganya, serta sahabat-sahabat yang baik dan menyenangkan. 

Mungkin ini sudah menjadi takdir kita berdelapan. Seandainya kita nggak KKN disana mungkin kita nggak tahu ada desa namanya Congkrang, Kecamatan Bejen itu ada di Kabupaten Temanggung. Karena saya pribadi hanya mengetahui 2 hal dari Temanggung yaitu DINGIN dan BAKSO ULEG hahaha …. Itulah Tuhan telah memberikan sebuah pertemuan yang indah bagi kami. 

Masih segar pula diingatan saya ketika hari pertama KKN dulu 6 Agustus 2014. Kami menempati rumah yang memang sudah ditentukan sejak awal survey. Rumah yang akan kita tempati bersama selama 35 hari. Rumah yang sederhana, cukup besar, dan terasa hangat ketika menaungi kita dari dinginnya cuaca disana. Selain itu, terasa hangat juga karena ditempati bersama orang-orang tercinta serta sambuta nramah dari warga desa dan tentunya dari sang pemilik rumah, yaaa … Bapak & Ibu Lurah. Mereka yang sudah kita anggap seperti Orang Tua kita sendiri.Dirumah itu kita tidur bareng (ini kamar cewek Dan cowok terpisah lho maksudnya), makan bareng, cerita-cerita, ketawa-ketawa, nonton film hahahaha banyak banget deh pokoknya. Mungkin kenangan terbanyak selama KKN ya ada dirumah itu. Tiap pagi dibangunkan oleh suara tetangga yang sedang jemur kopi di pagi buta. Beda kalau di Tembalang, pagi-pagi dibangunin sama suara kendaraan yang lewat jalan tol. Yaaa … aku rindu tinggal bareng-bareng sama kalian dirumah yang hangat itu. 

Rindu pula makan mie ayam sama bakso bareng di Ngadirejo sama warung yang deket warungnya Pak Eko … hahaha kalian inget warung Pak Eko kan ? sekarang udah tambah besar loh … Warung Pak Eko mungkin warung yang paling lengkap untuk memenuhi kebutuhan kami disana. Mungkin sudah seperti mini market. Mengingat disana nggak ada I***m****t ataupun A***m*rt yang sedang menjamur diberbagai tempat. Mungkin warung Pak Eko adalah penyelamat sewaktu kebutuhan kita sedang habis. 

Karena disana nggak ada mall, hampr setiap ada waktu luang kita ketempat hiburan sederhana namun tetap berkesan. Salah duanya untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 69, kita ke Curug Guwung yang ada di Congkrang. Curug meeeennn ….. Meskipun ketika kesana kita tidak lengkap karena ada 2 orang yang pulang. Dalam bayangan saya ada jalan setapak menuju kesana. Tapi ternyata kita harus melewati kebun kopi orang hahaha okelah yang penting jalan-jalan ke curug dan setelah sampai terbayar semua rasa lelah kita. Indahnyaaaaaa …… Yaah meskipun kata beberapa orang curug ini nggak secantik curug yang ada di Kecamatan sebelah tapi nggak apalah … Curug Guwong juga cantik kok kalau dirawat dan dikembangkan. Tapi, pulang dari Curug Guwong siap-siap aja buat yang memiliki tubuh montok kelebihan seperti saya siap-siap ngos-ngosan meeeennn …. Entah waktu itu sudah berapa kali saya berhenti untuk istirahat hahaha …. 

Tapi malemnya … sebenarnya masih lumayan capek dari Curug Guwung sore itu. Tapi setelah dengar ada pasar malam di Kecamatan sebelah kami langsung kesana. Ini saya namakan wisata sederhana murah meriah. Ketika disana, saya pertama kalinya naik kora-kora yang ada di pasar malam. Mau coba ? Silahkan ! kalau saya sih nggak mau lagi deh … takut ! beda lho rasanya sama yang ada di Dufan. Saya cuma nangis sambil teriak-teriak minta berhenti waktu naik kora-kora di pasar malam itu. Yang aku pikirin waktu itu “nanti kalau lepas gimana ? trus kalo aku mati gimana ?”. cukup deh bahas hal-hal yang memalukan waktu di pasar malam itu. 

Seperti didesa-desa lain, untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI kami bersama dengan pemuda dan pemudi Desa congkrang mengadakan lomba untuk anak-anak. Namanya Lempung Day. Bayangkan di era yang sudah canggih seperti sekarang ini ada lomba anak-anak bikin kreasi dari tanah lempung. Karena memang tanah lempung banyak tersedia disana. Bahkan pencetus lomba itu justru masternya teknologi disana hahaha halo, mas adi ….. dari adanya lomba itu kita jadi kenal sama Bu Umi, Mas Novik, Mas Adi, Mas Rudi, Mas Andi, ada anak-anaknya Mas Adi juga dari GSI Sadam, Vivin, dan Nandi. Lomba yang sederhana namun cukup berkesan bagi kami juga bagi anak-anak Desa Congkrang terutama di era yang semakin maju ini. 

Ada satu tempat yang indah sekali yang kita datengin sewaktu KKN dulu. Posong namanya. Sebelumnya kami ucapkan terima kasih buat Mas Adi yang udah mau nganterin kita kesana. Makasih udah ngajak kita ketempat yang eksotis itu. 

Posong ... Ya Allah baru sekali ini aku liat ada tempat sebagus itu .... indah sekali .. jauh dari kebisingan kota ... Subhanallah ... mungkin lebih baik anda semua kesana sendiri untuk menikmatinya. karena terlalu indah jika hanya diceritakan lewat kata-kata. 


Hari-hari terakhir mungkin hanya kita habiskan dengan ngerjain laporan hahaha agak menyebalkan kalau harus bikin laporan -__________- 

Sampai hari itu tiba ... yaa hari dimana kita mungkin tidak akan tinggal bersama-sama lagi. hari yang paling menyebalkan dan menyedihkan tentunya bagi saya. tapi satu yang pasti setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. seperti halnya kita guysss .... kita bertemu pasti kita akan berpisah. Tapi tenang ... kita masih tetap bersama kok meskipun kita sudah saling jauh. aku berharap kita tetap jadi sahabat kemarin, sekarang, dan selamanya. Mungkin Congkrang akan menjadi secuil cerita indah kehidupan kita yang akan kita ceritakan bagi pasangan, anak, dan cucu kita kelak. Aku bangga memiliki kalian ..... 

Mungkin tulisan ini terlalu lebay atau apalah .... aku nggak peduli orang mau bilang ini tulisan lebay atau tulisan ini nggak bermutu. Yaah karena kenangan kita terlalu indah jika hanya dituangkan lewat tulisan. tulisan ini bahkan hanya sedikit dari semua kenangan-kenangan kita 


Finally, that's all the sweet memories we had during the KKN period. I hope our dream come true. Wish you luck gengssss .... Thank you so much for a memorable experience :) I LOVE YOU AND I MISS YOU GENGSSSS .... :) Ayo kita gojeg lagi ;')

Congkrang, 6 Agustus 2015

Dokumentasi KKN Tim II UNDIP 2014

Barang bawaan kami :)


Salah satu kegiatan malam

Agenda Rutin :p

Ulang Tahun Kak Ayu
Rapat 17 an

Hehe :D *upss

Bungkus Hadiah :)

Main sama Anak SD
Lomba !7 an


Farewell

Family :)